Tujuh Cara Meraih Atap Afrika
Ternyata dari ketujuh puncak tertinggi di dunia hanya Africa Continent inilah yang tidak memiliki basecamp. Sebagai penggantinya kami akan membahas jenis jalur-jalur yang tersedia untuk menapak puncak tertinggi di benua Afrika. Ada sembilan rute yang umumnya digunakan yaitu Marangu, Machame, Shira, Lemosho, Umbwe, Rongai, Northern Circuit, dan Mweka. Jalur yang terakhir disebutkan ini hanya dipergunakan khusus untuk descend route (jalur turun) saja.
Rute Marangu![]() |
| Kepungan Jalur Menuju Puncak Huhuru Source : www.climbmountkilimanjaro.com |
Sebuah tempat yang memiliki banyak sekali air yang mengalir adalah arti dari Marangu. Rute Marangu amat terkenal di jajaran para pendaki Kilimanjaro. Jalur yang memiliki nama lain Coca-Cola Route ini paling umum digunakan oleh para pendaki karena terkenal dengan biaya pendakiannya yang paling murah. Dengan intensitas pendakian yang sangat padat, Marangu memiliki segudang fasilitas yang tersedia demi sebuah kenyamanan dalam pendakian gunung es. Sebuah hut atau pondokan bergaya asrama akan tersedia bagi para pendaki untuk bermalam di setiap kamp. Di setiap hut bahkan tersedia kios-kios kecil yang menjual bir, cokelat, air mineral dan bahkan Coca-Cola ! (inilah alasan mengapa jalur ini disebut sebagai Coca-Cola Route). Fasilitas untuk menginap tersedia dengan baik di sini. Mandara (2.700 mdpl) dan Kibo (4.700 mdpl) memiliki masing-masing 60 buah kasur. Dan 120 buah kasur tersedia di Horombo (3.720 mdpl). Tetapi selain jalurnya yang mudah ternyata rute ini punya sebuah tantangan tersendiri. Dengan panjang jalur 64 km yang dapat ditempuh hingga lima hari, rute ini memiliki tingkat keberhasilan yang cukup rendah dalam mencapai Puncak Uhuru. Ini akibat jarak tempuh yang panjang dan waktu mendaki yang amat singkat. Sangat disarankan untuk mengambil hari tambahan satu sampai dua hari untuk beraklimatisasi. Mahitala Unpar sendiri pernah menjajal jalur ini pada tahun 2007 dan berhasil mengibarkan Bendera Mahitala untuk pertama kalinya di atap salju Afrika.
Untuk mencapai Marangu Gate (1.372 mdpl), para pendaki akan singgah di kota Arusha. Arusha adalah sebuah kota di sisi utara Tanzania yang terletak di kaki gunung Meru (gunung tertinggi kelima di Afrika dengan ketinggian 4.565 mdpl). Didirikan oleh kolonialis Jerman pada tahun 1900 dan menjadikannya sebuah kota garnisun. Dan pada tahun 1994, Arusha diangkat menjadi Ibukota Pengadilan Pidana Internasional untuk Rwanda (dan juga merupakan tempat penandatanganan Deklarasi Arusha yang berisi pernyataan memerdekakan diri/kemandirian pada 1967). Arusha merupakan sebuah kota multibudaya dengan mayoritas penduduk Afrika, kaum minoritas Arab serta India, dan ekspatriat yang berasal dari Eropa dan Amerika. Para ekspatriat tersebut biasanya terlibat dalam industri pariwisata lokal yang berkembang dengan sangat pesat di kawasan itu. Kota Arusha dapat ditempuh dengan waktu tempuh sekitar enam jam dari Nairobi, Kenya.
Rute Machame
Ini adalah rute yang digunakan oleh tim pendaki ISSEMU untuk mengantongi puncak keduanya pada program pendakian seven summits. Menurut beberapa literatur yang berhasil dikumpulkan, rute ini merupakan sebuah rute yang menjanjikan tingkat keberhasilan yang paling tinggi untuk mencapai Uhuru Peak (nama puncak tertinggi di Kilimanjaro). Rute ini sering disebut sebagai Whiskey Route karena tingkat kesulitannya melebihi rute Marangu (sesuai dengan minuman Whiskey yang lebih “berat” dibandingkan dengan Coca-Cola). Selain rute yang memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, Machame juga merupakan rute yang terindah di Kilimanjaro. Berlawanan dengan rute Marangu yang menampilkan pesona fasilitas kelas satu saat pendakian, rute Machame justru sebaliknya. Tidak akan ditemukan hut, wc duduk dengan fasilitas flush dan kantin-kantin yang menyediakan bir. Sepanjang perjalanan, para pendaki yang menelusuri rute ini akan bermalam di tenda dan tidak akan menjumpai apapun selain pemandangan yang spektakuler.
Perjalanan ini akan dimulai dari Machame Gate (1.800 mdpl), yang dapat ditempuh selama 1,5 jam dari Arusha. Di pintu masuk rute Machame ini semua yang berhubungan dengan pendakian hendaknya sudah dipersiapkan. Dan jangan lupa untuk membawa barang-barang pribadi Anda dalam sebuah ransel kecil atau daypack seperti jas hujan, senter, makanan ringan dan air minum karena para porter akan berjalan dengan sangat cepat, meninggalkan anda jauh di belakang. Pada hari ke dua, pendaki akan tiba di Kamp Shira (3.840 mdpl) yang juga merupakan jalur pertemuan dengan Rute Shira dan Lemoso. Selanjutnya dari sini pendaki akan melanjutkan hari-hari pendakiannya menuju Puncak Uhuru sambil melewati beberapa kamp yaitu Barranco (3.937 mdpl) dan Barafu (4.633 mdpl).
![]() | |
| Meneguhkan hati untuk menerima tantangan dari The Great Western Branch Foto : Tim ISSEMU |
The Furtwängler Glacier adalah nama dari glacier (padang es) yang menyelimuti kawasan Gunung Kilimanjaro selama berabad-abad lamanya. Nama ini diambil dari seorang pendaki bernama Walter Furtwängler yang berhasil mendaki Kilimanjaro bersama dengan Ziegfried Koenig pada tahun 1912. Pada kurun waktu seabad terakhir, padang es ini menyususut sebanyak 80% dari dimensi aslinya karena efek pemanasan global.
=================================================================
Seperti telah disebutkan di atas, Rute Machame adalah rute yang menawarkan tingkat keberhasilan yang paling tinggi dalam mendaki Kilimanjaro. Hal ini disebabkan karena jalurnya yang panjang (dengan catatan pendaki tidak memotong untuk mengambil tantangan di Western Branch) dan naik turun sehingga para pendaki diberikan kesempatan untuk melakukan aklimatisasi secara alami sesuai dengan jalur yang dijalani. Ini dikenal dengan sebutan walk high and sleep low. Artinya para pendaki akan berjalan di elevasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan ketinggian untuk tidur di malam harinya.
Setelah berhasil mencapai Puncak Uhuru, para pendaki diberikan dua opsi untuk melakukan perjalanan turun. Bila Anda menggemari keramaian, pergunakanlah rute Marangu yang padat atau telusuri Rute Mweka yang relatif lebih sepi karena hanya diperuntukkan bagi perjalanan turun saja.
Rute Shira
Bila ingin merasakan sensasi berkendara dengan mobil 4WD di Kilimanjaro, Shira route adalah jawabannya, itu dengan catatan bila kondisi cuaca mendukung. Pendaki dapat menambah ketinggian dengan mobil 4WD hingga beberapa jam ke depan dan kita tinggal melanjutkan setengah dari perjalanan menuju Shira Hut di ketinggian 4.000 mdpl. Rute ini sangat spektakuler karena sepanjang perjalannya kita akan disuguhkan pemandangan Gunung Meru (4.565mdpl) dan Great Rift Valley. Keseluruhan perjalanan menuju Puncak Kebebasan (Uhuru Peak) dapat ditempuh dalam waktu enam hari.
Pendakian menuju puncak Kilimanjaro akan dimulai dari Londorossi Gate (2.100 mdpl) yang sebelumnya akan dicapai melalui Arusha. Setelah melakukan pendaftaran di Londorossi Gate maka perjalanan akan dilanjutkan dengan mobil hingga tiba di Sungai Simba (2.500 mdpl). Dari sini pendaki akan mulai berjalan kaki hingga Kamp Simba di ketinggian yang sama. Aktifitas pendakian dilakukan hingga bertemu dengan Shira Hut, kemudian perjalanan selanjutnya akan sama dengan rute Machame. Sebenarnya Rute Shira ini lebih difungsikan sebagai jalur rescue di Kilimanjaro bila terjadi kecelakaan di The Great Western Branch misalnya.
Rute Lemosho
Ini adalah kembaran Rute Shira. Rute Lemosho hanya terpisah oleh beberapa punggungan saja dan kedua jalur ini akan menyatu di Shira Hut. Setelah menyatu, kedua rute ini akan sama seperti Rute Machame untuk mencapai Roof of Africa yang akan menghabiskan waktu hingga delapan hari perjalanan. Pendakian melalui Rute Lemosho akan dimulai dari Londorossi Gate (2.100 mdpl) sebagai tempat pendaftaran. Selanjutnya perjalanan akan dilanjutkan menuju Lemosho Glades (2.100 mdpl) dengan mengunakan kendaraan 4WD yang ditempuh dalam waktu 45 menit. Dari sini pendaki akan mulai berjalan kaki berjalan menuju Mti Mkumbwa (2.600 mdpl). Perjalanan hingga menuju Kamp Mti Mkumbwa yang memiliki arti Big Tree Camp ini pendaki akan terus ditemani oleh polisi hutan yang dipersenjatai (beberapa literatur menggambarkan mereka dibekali dengan senapan AK-47). Daerah ini cukup rawan karena kehadiran satwa liar di sepanjang jalur pendakian.
Rute Umbwe
Jika Rute Marangu dikenal dengan sebutan Rute Coca-Cola dan Rute Machame dikenal dengan nama Rute Whiskey, maka Rute Umbwe dikenal dengan julukan Rute Vodka yang juga mengartikan ini adalah rute yang paling sulit untuk meraih puncak tertinggi kelima di dunia tempat penyakit ketinggian akan menjadi ancaman yang sangat serius dalam perjalanan di atas sana. Umbwe juga dikenal sebagai rute yang terpendek untuk mencapai Southern Glaciers dan The Great Western Breach yang hanya dapat ditempuh dalam lima hari perjalanan (enam hari lebih baik). Pendaki akan memulai perjalanan Rute Vodka ini melalui kota Arusha ataupun Moshi. Kemudian perjalanan akan dilanjutkan menuju Umbwe Gate (1.800 mdpl) melewati desa-desa yang juga menyuguhkan pemandangan berupa kebun-kebun kopi dan pisang. Setelah mendaftarkan kegiatan pendakian maka perjalanan akan dilanjutkan masuk ke punggungan utama yang diapit oleh Sungai Umbwe dan Lonzo. Perjalanan hari pertama ini akan berakhir di Kamp Umbwe Cave (2.940 mdpl) yang akan menghabiskan waktu sekitar lima sampai enam jam dari Umbwe Gate.
Ketika rute pendakian mencapai Kamp Barranco (3.937 mdpl) maka tantangan selanjutnya akan dimulai. Bila Anda adalah penikmat tantangan dalam pendakian gunung cobalah rute direct ke arah barat untuk beradu nyali dengan medan rockfall di The Great Western Breach. Sebagai imbalannya mata Anda akan dimanjakan dengan pesona Lava Tower yang terbentuk jutaan tahun silam dari lelehan lava yang menjulang tinggi, kemudian mengeras saat pendinginannya di ketinggian 4.630 mdpl. Pilihan lainnya adalah berjalan ke arah timur menapaki Southern Circuit hingga tiba di Kamp Karanga (4.000 mdpl) dan melakukan summit attack via Kamp Barafu (4.633 mdpl).
Rute Rongai (Nale Moru/Loitokitok)
Dulunya rute ini adalah sebuah jalur dari arah utara yang akan dimulai dari Desa Rongai (Kenya) melintasi perbatasan Kenya-Tanzania untuk mencapai titik tertinggi Benua Afrika. Tetapi ternyata kesempatan untuk mendaki Kilimanjaro lintas negara sudah mustahil untuk dilakukan karena alasan politik. Sebagai gantinya titik start pendakian akan dimulai dari Desa Nale Moru (1.950 mdpl), Tanzania, yang sangat dekat dengan pos penjaga perbatasan Kenya-Tanzania. Pertama kali digunakan oleh Oloitokitok Outward Bound School, rute ini merupakan rute termudah kedua setelah Rute Marangu. Pendaftaran untuk menggunakan rute akan dilakukan di Marangu Gate dan setelahnya pendaki akan ditransfer ke Desa Nale Moru dengan kendaraan selama 2,5 jam perjalanan.
Perjalanan hari pertama dan kedua melalui rute utara ini akan dihabiskan dengan bermalam di dalam tenda yang berdekatan dengan gua pada ketinggian 2.600 mdpl dan 3.600 mdpl. Pada hari ketiga jalur akan sedikit memutar menuju Kamp Mawenzi Tran (4.330 mdpl) dan bermalam di sana. Baru esok harinya pendaki akan melanjutkan perjalanan melintasi Lunar Desert yang merupakan sebuah saddle antara Kibo dan Mawenzi untuk bergabung dengan Rute Marangu yang akan berakhir di Kibo Hut (4.700 mdpl). Selanjutnya perjalanan menuju puncak akan mengikuti Rute Marangu dan begitupula jalur turunnya. Keseluruhan rute ini dapat ditempuh dalam waktu enam hari saja. Tetapi sebaiknya para pendaki menambah satu sampai dua hari untuk beraklimatisasi di Mawenzi Tran atau di Kibo untuk menambah persentase keberhasilan dalam pendakian ini.
Rute Northern Circuit
Adalah rute terbaru yang disediakan bagi para pendaki untuk menikmati pendakian Kilimanjaro dengan cara yang paling istimewa dibandingkan dengan rute-rute lainnya yaitu selama sembilan hari perjalanan mengelilingi seluruh dinding utara Kilimanjaro berlawanan dengan arah jarum jam. Bila pendakian selama lima hingga tujuh hari dirasa kurang, maka cobalah rute ini untuk memuaskan “dahaga pendakian” Anda di gunung salju Khatulistiwa, Kilimanjaro.
Pendaftaran pendakian Rute Northern Circuit hanya dapat dilakukan di Londorossi Gate. Perjalanan akan serupa dengan Rute Lemosho, kemudian bergabung dengan Rute Machame. Para pendaki juga akan mengunjungi Lava Tower. Bagi yang merasa sanggup, pendakian dapat dilakukan hingga mencapai Kamp Arrow Glacier (4.800 mdpl). Selanjutnya pendaki akan berjalan kembali ke arah sebaliknya hingga selepas Lava Tower. Perjalanan hari itu akan ditutup dengan bermalam di Muir Hut (4.200 mdpl). Dari Muir hut perjalanan mengelilingi dinding utara Kilimanjaro berlawanan dengan jarum jam dimulai. Berturut-turut pendaki akan bermalam di Buffalo Hut (4.150 mdpl), Kamp Third Cave (3.900 mdpl) dan di School Hut (4.700 mdpl) dalam satu garis kontur dengan Kibo Hut. Summit attack menuju Puncak Uhuru akan dilakukan dari School hut dan selanjutnya menggunakan Rute Mweka untuk jalur turun.
Rute Mweka
Rute Mweka hanya diperbolehkan untuk digunakan sebagai jalur turun saja, biasanya setelah pendakian pada jalur Shira, Lemosho, Machame, Umbwe dan Northern Circuit. Sedangkan untuk pendakian melalui Rongai, Marangu dapat dipergunakan sebagai jalur turun. Kebijakan jalur naik dan turun memang telah diatur oleh pemerintah Tanzania sedemikian rupa agar memberikan kenyamanan kepada para pendaki Kilimanjaro.
.jpg)

No comments:
Post a Comment