StatCount

05 November 2009

The Controversial Of The Pee Wee Gaskins




















Pada suatu ketika melihat sebuah iklan billboard di pinggir jalan yang kurang lebih berbunyi "Rocket Rockers VS Pee Wee Gaskins" yang bertajuk dalam iklan Indifest yang disponsori oleh salah satu rokok. Dalam hati saya berfikir, "Siapa ini Pee Wee Gaskins ? Band dari daerah mana ? Siapa mereka berani mensejajarkan diri dengan Rocket Rockers?" adalah beberapa pertanyaan spontan yang berlari-lari di lintasan pipa-pipa di otak saya. Saya terus bertanya, "Siapa Pee Wee Gaskins ?". Yang jelas dugaan saya menebak aliran musik mereka berdua pasti sejenis. Collage punk, Pop Punk dan sejenisnya. Saya sebagai salah satu penggemar Rocket Rockers kembali dihantui pertanyaan itu.

Akhirnya rasa penasaran membawa saya untuk bergoogling ria di internet dengan sebuah key word yang pasti "PEE WEE GASKINS". Beberapa info pembuka saya dapatkan. Pee Wee Gaskins adalah sebuah band beraliran pop punk yang memiliki base di Jakarta Selatan. "Wah, anak Jakarta, cingggg..." Saya kira band ini berasal dari daerah. Jogja, Bandung atau bahkan Surabaya. Pencarian pun berlanjut hingga ke Youtube, Facebook, Myspace, Deathrockstar dan website lainnya yang berkaitan dengan mereka. Mereka OK !!! (walau sebagai Rocket Rockfriends saya akan tetap menjunjung tinggi band asal Bandung itu).

Pencarian dilakukan hingga ke blog-blog hingga mencoba untuk mendengarkan lagu mereka yang saya download dari sebuah situs. Ada yang aneh dengan band ini. Ada dua kubu yang menamakan diri mereka APWG dan PWG (Party Dorks). Saya sebagai orang awam Pee Wee sempat kebingungan. "Apa itu APWG ? Dan mengapa kata-kata mereka kasar sekali? " Pencarian semakin saya lakukan ke pelosok-pelosok Google untuk mencari tau. Dan ternyata dari sebuah situs saya menemukan bahwa APWG merupakan singkatan dari Anti Pee Wee Gaskins ! Pertannyaan lainnya muncul dalam pikiran saya. "Mengapa Pee Wee begitu di benci hingga para APWG rela membuat sebuah situs dalam sebuah blog kusus untuk mengeluarkan asap kebencian yang bersarang dalam diri mereka?" Mereka bahkan rela sowan (patungan) untuk membuat kaos yang menggambarkan bahwa diri mereka sangat anti dengan Pee Wee Gaskins. Hingga editan-editan foto yang buat saya sangat menghina keberadaan Pee Wee itu sendiri dengan kata-kata yang sangat kurang sedap dilihat. "Ada apa dengan PWG yang nyata-nyata di Facebook memiliki fans member hingga angka ratusan ribu (mudah-mudahan bukan menggunakan program friend bomber)?" Ada yang bilang gaya mereka senga (sebuah bahasa prokem Jakarta yang dapat diartikan dengan sombong), ada yang bilang mereka sok-sokan rockstar, ada juga yang berkata mereka dapat terdompeleng seperti ini karena uang. Tapi itu semua adalah penilaian yang sangat subjektif. Hingga saat ini saya masih belum menemukan sebuah jawaban yang memuaskan hati dan isi kepala saya Kenapa APWG bisa muncul. Saya membutuhkan penjelasan dan cerita-cerita ala warung kopi dengan gaya tongkrongan yang bisa saja dari pentolan-pentolan PWG/Party Dorks atau bahkan dari para personil Pee Wee itu sendiri. Saya sama sekali tidak mengenal Dochi Sadega, Sansan, Eye, Omo dan Aldy. Tapi dari lagu-lagu mereka saya menilai ini adalah sebuah perjuangan. Kreatifitas yang sangat baik buat saya. Saya bukanlah pengamat musik atau pernah dan sering menulis topik mengenai sebuah band dalam blog ini. Tapi saya sangat tertarik dengan fenomena The Pee Wee Gaskins yang sedang berjuang keras di tengah aksi jari tengah, hujanan botol mineral, dan ratusan penyelewengan edit foto profil serta lambang untuk membuktikan kepada masyarakat Indonesia bahwa mereka adalah "The True Punk Soldiers."

Jumat, 6 November 2009 adalah kesempatan saya untuk mengenal mereka lebih dekat dengan melihat aksi panggung mereka di Sabuga. Saya terus berharap sampai saat ini semoga saya dapat mendapatkan sebuah kesempatan untuk menyelinap ke dalam backstage baik lewat jalur ilegal maupun legal. Yang jelas misi saya satu, saya ingin mengabadikan keseluruhan acara tersebut dalam jepretan kamera saya. Saya sangat yakin bahwa APWG tetap akan beraksi. Dan Bandung adalah markas besar dari Rocket Rockers dengan massa Rocket Rockfriends yang sangat fanatik terhadap band mereka tersebut. Pasti akan jadi tontonan yang sangat menarik kolaborasi antara Rocket Rockfriends, Party Dorks dan APWG. Semoga tidak ada sakit hati, kerusuhan materi dan sejenisnya. Yang jelas kedua jempol tangan ini akan tetap mengacung untuk Rocket Rockers dan besar harapan saya kedua jempol tangan ini dapat mengacung tinggi di tengah ratusan jari tengah untuk Pee Wee Gaskins.

Didedikasikan untuk Pee Wee Gaskins yang baru saya kenal lewat dunia maya dan tengah berjuang menghadapi pujian dan cacian. Semoga anda bisa tampil all out tanpa memusingkan masalah-masalah yang ada. JUST GIVE ME YOUR BEST PERFORMANCE, PUNK !

Dan didedikasikan juga untuk Rocket Rockers..."Lamun goreng, urang pundung siah...hiahaiahiahaihaiahaiahaiaiahaiahi !!!" (Pe, iraha ka Batu Karas deui? haihaiaaiaha)

6 comments:

Anonymous said...

Hello

Mungkin salah satu hal yang menyebabkan kenapa mereka tidak terlalu disukai adalah karena "style" merka, terutama salah satu vokalisnya..

aliran mereka "punk" , tapi "style"nya tidak mencerminkan aliran punk, bahkan mirip seperti gaya "emo"...

rambut gondrong itu lah yang menyebabkan mereka dijuluki "gay"

saran saya sebagai pengamat musik tanah air, agar kalau mau diterima, coab bergaya seperti "laki-laki sejati", rambut bikin mohawk, atau botakin sekalian, trus baju bikin lebih dark age..

kalo mo tetep gondrong, pindah alran ke emo atau gothic metal sekalian

salam :crotzz...

[Mr. Crotzz ..spoks..spok..spok]

Anonymous said...

satu lagi bro..

nama "Pee Wee Gaskins" itu diambil dari nama julukan pembunuh no.1 di amerika serikat tahun 60-70an yang dijuluki manusia terkejam se-Amerika karena telah membunuh 100-110 orang yang sebagian besar remaja wanita disertai dengan kekerasan seksual/pemerkosaan..

pembunuh itu bernama :
Donald Henry "Pee Wee" Gaskins Jr.

kalau mau tau lebih lengkap, klik link dibawah ini :

http://en.wikipedia.org/wiki/Donald_Henry_Gaskins


salam : Crotzz..

CTRKTH said...

Tks buat semua tanggapannya. Saya sangat menghargi sekali tanggapan2 yang ada.

Tapi buat saya, jiwa seni tidak boleh dibatasi oleh apapun juga. Tidak ada ilmu pasti yang memberikan kerangka yg pasti pada sebuah karya seni dan proses-prosesnya.

Begitu juga masalah penampilan, kita rasanya ga boleh menghakimi bahwa, model rambut emo hanya boleh bawain musik2 aliran emo, punk ga boleh. atau sebagainya.

Rambut gonrong? kenapa dengan rambut gondrong....pasukan garda depan punk dalam hal ini Ramones juga gondrong semua.

Justru saya melihat sisi lain dari PWG (dengan mengesampingkan kelakuan dan karakter serta ego dari band ini sendiri), mereka mencoba menciptakan seusatu yang baru...dan pencipta itu harus kita hargai.

Tidak ada batasan yang pasti apa itu laki2 sejati ? kenapa bermain punk harus rambut mohawk dan botak ?adakah aturan khusus yag mengatur itu. Kalau ada...saya akan bersama anda MEMBASMI SAMPAI MAMPUS PEE WEE GASKINS !

tksssss a lot

Anonymous said...

siapa tau ada yang baca
saya..bajingan
yang bahkan ga berani kasih tau id

mungkin
banyak yang iri
dengan kebisaan mereka
untuk "tengil"

umur muda
gaya up date
duit ada
skill ada
muke boleh
hampir kumplit mungkin

sialan gue kan seumur mereka
gue duluan pake itu
kalo segitu gue juga ada
main gitu doang gue bisa
gantengan gue

tapi ga ada yang sepaket

atau cuma iri aja karena
ga bisa nerima keadaan
yang jauh....

ancur makin rontok rambut guwah!

cHaZz said...

halah kalian smua anak bawang ga tau apa²..
mau tau apa sih sbnernya yg buat banyak org ga suka ama pwg?
jawabannya ya kembali lagi pada mreka..
sebab tiap org punya alesannya masing2 knp mereka ga suka ato bahkan benci dgn pwg..
how bout me?
well,,, i'm not hating them nor i loving them..
but if u ask me personally..
"do u like pee wee gaskins?"
i would like to answer "nope..sorry"
"why?? what is wrong with them?"

di sini PLAGIAT adalah keywordnya..

saya sebagai salah satu fans nya Four Year Strong merasa geli ketika mendengar lagunya peewee gaskin yg berjudul welcome to sophomore.

knp bisa demikian?
karena saya merasa ada Dejavu yg cukup hebat ketika saya mendengarkan lagu nya FYS(4yearstrong) yg berjudul abandon ship or abandon all hope..

ternyata style mereka(pwg) dalam musik bener2 (undeniable) terpengaruh oleh 4YS..
tp yg anehnya..beberapa waktu lalu saat diwawancarai oleh pers/wartawan ttg sapa sajakah the biggest influence mreka, nama 4FS sama skali tidak disebut..
mungkin inilah yg membuat Fans Four Year Strong menjadi berang/geram dan muak melihat PWG..

mungkin sgitu dulu masukan dr saya sebagai pemerhati musik..

Anonymous said...

Orang kuno,gak tau perkembangan musik,aliran musik itu2 mulu,trus skalipun rock,gaya musik rocknya taon 80-90 doank.