StatCount

09 January 2014

PT SUPERBTEX : Paradigma Barang Recycle Masih Kurang

Source : http://www.bisnis-jabar.com/index.php/berita/pt-superbtex-paradigma-barang-recycle-masih-kurang

BANDUNG (bisnis-jabar.com ) – Sales Marketing PT Superbtex 2, Audy Tanhati menyatakan, pada awal melakukan produksi tiga tahun lalu pihaknya masih kesulitan dalam pemasaran karena paradigm masyarakat dan perusahaan membeli barang bekas masih kurang.

Padahal, katanya, recycle barang bekas tersebut sangat aman dan nyaman untuk digunakan serta berdampak baik bagi lingkungan.

“Awal-awal kami sulit untuk memasarkan produk. Namun lambat laun akhirnya produk kami lumayan diterima oleh beberapa perusahaan dan masyarakat,” katanya kepada Bisnis hari ini.
Dia menjelaskan aktivitas produksi recycle sisa majun PT Superbtex merupakan satu-satunya di Indonesia.

“Kalaupun ada perusahaan tersebut memproduksi bahan baku yang tipis sekitar 2 cm. Kalau di sini ketebalan baku bisa mencapai 20 cm,” katanya.

“Bahan baku sisa majun ini di Amerika dan Eropa sudah favorit. Karena jika bahan baku dibuat dari serat fiberglass bisa menimbulkan gatal dan tidak baik untuk kesehatan bisa menimbulkan kanker.”
Selain memproduksi bahan baku, pihaknya juga memproduksi kasur , karpet, dan alat peredam dinding. Namun, masih dalam jumlah sedikit.

Audy menjelaskan dalam menjalankan aktivitas produksi pihaknya memperkerjakan sebanyak 50 karyawan. “Untuk risiko produksi justru sangat minim karena mesin khusus didapat dari Prancis sehingga bisa mengantisipasi kebakaran.”

Menurutnya, mesin dari Prancis memiliki kelebihan karena keamanannya yang terjamin. “Pada mesin sudah ada alat pemadam kebakaran otomatis. Sehingga kalau terjadi kebakaran langsung menyemprot,” katanya.

Selain menggunakan mesin dari Prancis, lanjutnya, bahan bakar yang digunakan untuk aktivitas produksi menggunakan elpiji dan listrik sehingga ramah lingkungan.(k29/k32)

No comments: