Mungkin saat ini harus berlari, berlari entah ke mana. Yang penting harus terus berlari. Kalaupun nafasmu nantinya sesak karena jantung yang berdetak lebih cepat di atas batas normal ataupun urat kaki yang mulai perlahan-lahan tertarik sehingga ancaman kram lebih cepat datang, berlarilah terus. Jangan berhenti! Sebab apabila kau hentikan larimu, masa-masa itu akan kembali datang dan menghantui. Berlarilah ke mana saja kau inginkan, walaupun harus menerjang semak belukar ataupun kerikil batu tajam. Abaikan rasa perih akibat gesekan benda-benda tersebut. Lawan rasa sakitnya, karena kamu diciptakan untuk masa-masa seperti ini. Kamu harus membuat dirimu terus berlari secepat mungkin sehingga tiada satu orangpun yang dapat menghentikan kamu. Berlarilah menanjak terus ke atas karena di ujung tanjakan sana pasti ada jalan yang menurun, sehingga kamu dapat mengambil nafas lebih panjang dan sedikit membantu kamu untuk mengendurkan tarikan pada urat-urat betis. Rasakan nikmatnya setiap keringat yang keluar dari setiap pori-pori kulitmu sehingga kamu akan menyadari semua bagian terkecil dari tubuhmu pun tidak mengharapkan untuk kamu berhenti.
Berlarilah terus, sampai satu titik kamu akan berhenti dan kembali pulang...
No comments:
Post a Comment