
Idenburg.....
atau dikenal juga dengan Ngga Plimsit...
Idenburg....
Pernah jadi mimpi terbesar dalam hidup gue, pernah jadi prioritas utama dalam hidup gue...
Sebuah gunung yang terletak di jajaran Pegunungan Sudirman, Papua. Pernah mewarnai sepersekian waktu dalam kehidupan gue...
Masih terasa dalam ingatan yang mengalir dalam tiap sel dalam otak gue, gimana dulu kami mempersiapkan beberapa hal untuk sekali lagi mencoba mengunjungi gunung ini setelah beberapa kali kami gagal dalam percobaan mengunjugi Idenburg...dan sekali lagi pada percobaan entah yang ke tujuh atau ke delapan gue gagal membawa kita mendaki Idenburg. Gagal karena banyak hal. Mental, semangat, diri sendiri dan lain-lain.
Heinrich Harrier (seorang tokoh yang diperankan oleh Bratt Pitt dalam film Seven Yeras in Tibet) pernah menulis dalam bukunya, kira-kira begini kutipannya, "Semua puncak di Papua sudah pernah saya daki, hanya ada dua puncak yang belum pernah saya daki, saya sisakan dua puncak tersebut untuk orang Indonesia !"
Argghhhh !
Arogan memang....tetapi sekali lagi kita harus mengakui bahwa memang kita kalah dari bule-bule itu, bahkan di kandang sendiri !
Beberapa percobaan boleh gagal.....tapi TIDAK untuk kali ini. Kami yang diwakili oleh 1 tim yang berisi orang-orang gila, orang-orang yang mempunyai dedikasi tanpa batas, orang-orang yang memiliki mental juara kelas kingkong, orang-orang yang dengan semangat melebihi semangat '45 milik pahlawan-pahlawan kemerdekaan dulu, dan orang-orang jujur yang mengakui keterbatasan dalam dirinya akan SEKALI LAGI mencoba mengunjungi Idenburg.
Di sana menanti 2 puncak tak bernama, beberapa danau tak bernama, pesona Fairytale Valley, Puncak Idenburg dan danaunya...dan juga sejuta keindahan lainnya gue rasa....
Tinggal selangkah lagi menuju keberhasilan kita yang sudah jadi impian kita sejak taon jebot. Setelah semangat mengulagi kesuksesan penggapaian Puncak Trikora '84 yang tidak pernah pudar hingga detik ini. Misi ini memiliki tingkat urgency yang amat tinggi, membela nama corps dan Indonesia....
Mudah-mudahan 2 tahun ini menjadi peruntungan yang baik untuk kita. Disaat keberhasilan menyambangi Puncak Aconcagua, Argentina via Vacas Route (the first Indonesian). Saat ini kita berjuang di kandang sendiri dan keberhasilan harus kita raih dengan sebaik-baiknya dan tanpa diikuti oleh tindakan-tindakan bodoh tentunya...
Semangat berjuang...!
Mimpi kita harus terwujud...!
Mari kita beritahu bahwa yang kita lakukan adalah urusan Pionering....bukan urusan lain...!
Go to hell and come back alive, Rangers !
si bengal,
M 2000511 ATSA
atau dikenal juga dengan Ngga Plimsit...
Idenburg....
Pernah jadi mimpi terbesar dalam hidup gue, pernah jadi prioritas utama dalam hidup gue...
Sebuah gunung yang terletak di jajaran Pegunungan Sudirman, Papua. Pernah mewarnai sepersekian waktu dalam kehidupan gue...
Masih terasa dalam ingatan yang mengalir dalam tiap sel dalam otak gue, gimana dulu kami mempersiapkan beberapa hal untuk sekali lagi mencoba mengunjungi gunung ini setelah beberapa kali kami gagal dalam percobaan mengunjugi Idenburg...dan sekali lagi pada percobaan entah yang ke tujuh atau ke delapan gue gagal membawa kita mendaki Idenburg. Gagal karena banyak hal. Mental, semangat, diri sendiri dan lain-lain.
Heinrich Harrier (seorang tokoh yang diperankan oleh Bratt Pitt dalam film Seven Yeras in Tibet) pernah menulis dalam bukunya, kira-kira begini kutipannya, "Semua puncak di Papua sudah pernah saya daki, hanya ada dua puncak yang belum pernah saya daki, saya sisakan dua puncak tersebut untuk orang Indonesia !"
Argghhhh !
Arogan memang....tetapi sekali lagi kita harus mengakui bahwa memang kita kalah dari bule-bule itu, bahkan di kandang sendiri !
Beberapa percobaan boleh gagal.....tapi TIDAK untuk kali ini. Kami yang diwakili oleh 1 tim yang berisi orang-orang gila, orang-orang yang mempunyai dedikasi tanpa batas, orang-orang yang memiliki mental juara kelas kingkong, orang-orang yang dengan semangat melebihi semangat '45 milik pahlawan-pahlawan kemerdekaan dulu, dan orang-orang jujur yang mengakui keterbatasan dalam dirinya akan SEKALI LAGI mencoba mengunjungi Idenburg.
Di sana menanti 2 puncak tak bernama, beberapa danau tak bernama, pesona Fairytale Valley, Puncak Idenburg dan danaunya...dan juga sejuta keindahan lainnya gue rasa....
Tinggal selangkah lagi menuju keberhasilan kita yang sudah jadi impian kita sejak taon jebot. Setelah semangat mengulagi kesuksesan penggapaian Puncak Trikora '84 yang tidak pernah pudar hingga detik ini. Misi ini memiliki tingkat urgency yang amat tinggi, membela nama corps dan Indonesia....
Mudah-mudahan 2 tahun ini menjadi peruntungan yang baik untuk kita. Disaat keberhasilan menyambangi Puncak Aconcagua, Argentina via Vacas Route (the first Indonesian). Saat ini kita berjuang di kandang sendiri dan keberhasilan harus kita raih dengan sebaik-baiknya dan tanpa diikuti oleh tindakan-tindakan bodoh tentunya...
Semangat berjuang...!
Mimpi kita harus terwujud...!
Mari kita beritahu bahwa yang kita lakukan adalah urusan Pionering....bukan urusan lain...!
Go to hell and come back alive, Rangers !
si bengal,
M 2000511 ATSA
No comments:
Post a Comment